Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Analisis Distraktor

Untuk melihat apakah suatu butir soal baik atau tidak, tidak hanya dilihat berdasarkan besarnya indeks tingkat kesulitan dan daya pembeda saja, melainkan juga bagaimana sebaran distribusi frekuensi jawaban pada alternatif yang disediakan. Dengan kata lain, kita perlu juga menganalisis butir-butir pengecoh (distraktor) untuk tiap butir soal.

Analisis butir ini didasari pada suatu pemikiran, bahwa harus ada perbedaan frekuensi jawaban antara siswa kelompok atas dan kelompok bawah. Untuk setiap alternative jawaban betul, kelompok atas harus memilih secara banyak karena besarnya selisih jawaban yang merupakan distraktor, kelompok rendah harus memilih secara lebih banyak. Oleh karena itu, distraktor yang baik adalah yang dapat dihindari oleh anak-anak yang pandai dan terpilih oleh anak-anak yang kurang pandai, jangan sampai terjadi sebaliknya. Di samping itu, semua alternatif jawaban yang disediakan harus ada siswa yang memilihnya.

Untuk mengetahui efektifitas alternative jawaban, adanya penyimpangan, perlu dilakukan kegiatan analisis distraktor, karena dari kegiatan inilah akan diketahui sebaran atau distribusi frekuensi jawaban. Langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menganalisis distraktor adalah sebagai berikut.

1)      Mengurutkan skor yang diperoleh peserta tes dari skor tertinggi sampai terendah.

2)  Menetapkan sebanyak 27,5% dari jumlah peserta tes dengan perolehan skor tertinggi (disebut kelompok atas); 27,5 % peserta tes dengan skor rendah (disebut kelompok bawah); dan sisanya disebut kelompok tengah. Langkah ini dilakukan jika jumlah peserta tes relatif besar; tetapi jika hanya sedikit, cukup dibedakan atas kelompok atas dan kelompok bawah saja.

3)      Menghitung pilihan terhadap alternatif-alternatif jawaban semua butir soal untuk seluruh siswa dalam dua kelompok, sehingga diperoleh data-data sebaran distribusi frekuensi jawaban siswa dalam dua kelompok.

4)      Melakukan analisis distraktor butir soal, dengan melihat dan membandingkan jumlah jawaban pada distraktor antara kelompok atas dengan kelompok bawah. Distraktor yang baik paling tidak harus terpilih oleh sedikitnya 2% siswa. Kelompok atas harus memilih lebih banyak pada alternative jawaban benar. Alternatif-alternatif jawaban yang merupakan distraktor, kelompok bawah harus memilih lebih banyak daripada kelompok atas.

Berikut ini contoh hasil analisis distraktor terhadap sebuah tes membaca yang dibuat guru.

Nomor butir soal

Kelompok Atas

 

Kelompok Bawah

KETERANGAN

A

B

C

D

A

B

C

D

1.

 

2.

 

3.

 

4.

 

5.

 

(15)

 

-*

 

7

 

(11)

 

4

4*

 

8

 

2

 

5*

 

(18)

6

 

5

 

(9)

 

3

 

-

-

 

(12)

 

7

 

6

 

3

(6)

 

-*

 

8

 

(10)

 

5

4*

 

10

 

4

 

3*

 

(9)

10

 

12

 

(5)

 

5

 

6

5

 

(3)

 

8

 

7

 

5

­Alternatif b perlu direvisi karena kel. Atas sama dengan kel. Bawah

 

Alternatif a perlu direvisi karena tidak ada yang memilih

 

Sebaran pilihan alternative jawaban baik

 

 

Alternatif jawaban b perlu direvisi karena kel. Atas memilih lebih banyak daripada kel. Bawah.

 

Sebaran pilihan alternative baik.

 

 

Keterangan :

A, B, C, D       = Alternatif jawaban (option) yang disediakan

( )                     = Alternatif jawaban yang benar

*                      = Distraktor yang tidak memenuhi syarat dan harus direvisi


Posting Komentar untuk "Cara Analisis Distraktor"